top of page

MFM untuk Furnitur : Kelebihan dan Kekurangan yang Ditawarkan

Updated: Sep 20, 2023

Akhir-akhir ini, Medium Density Fibreboard (MFM) berbalut melamin – atau sering juga disebut sebagai Melamine-faced MDF (MFM) – mengalami tren permintaan yang melonjak tajam, baik dari para konsumen yang menggunakannya untuk dekorasi area pribadi seperti rumah dan apartemen, maupun untuk desain ruangan kerja untuk perusahaan dan penggunaan komersial seperti desain interior kafe dan restoran. Kebanyakan pengguna mengaku memilih penggunaan MFM dibandingkan material lain yang setipe – berbahan dasar kayu – dikarenakan lapisan melamin tersebut membantu memberikan lapisan yang lebih tahan akan air, sehingga tumpahan, cipratan, maupun lembap akibat perbedaan suhu udara tidak mudah terserap langsung ke dalam serat kayu dan merapuhkannya.



Tidak hanya menjadikannya lebih kedap air, lapisan melamin yang terletak di permukaan juga membantu sebagai pencegah agar ketika MFM terkena benturan fisik, kemungkinan kerusakan di permukaan MDF seperti goresan, retakan, pengelupasan, ataupun penyok dapat diminimalisir dan bahkan dicegah. Terdapat berbagai kelebihan lain yang lapisan melamin ini tambahkan ketika diaplikasikan ke atas permukaan MDF. Banyaknya tambahan daya guna ini membuat produsen berlomba-lomba memproduksi MFM dengan kualitas terbaik untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat, tidak terkecuali seperti yang dilakukan PT. Sumatera Prima Fibreboard. Namun bukan berarti MFM sebagai material sudah menjadi yang paling terbaik dan optimal untuk digunakan di semua situasi dan kondisi. Di bawah ini akan dipaparkan berbagai kelebihan dan kekurangan yang MFM tawarkan untuk membantu kamu memilih material sesuai kebutuhan dan penggunaanmu!


Keunggulan material MFM


  1. Tidak memerlukan finishing touch sebelum digunakan : Berkat lapisan melaminnya, untuk mendapatkan hasil akhir yang glossy, pengguna tidak perlu mengaplikasikan lapisan tambahan sendiri. Hal ini dikarenakan ketika keluar dari proses manufaktur di pabrik, lapisan melamin sudah terpoleskan di permukaan papan, menjadikan berbagai furnitur yang menggunakan bahan ini selalu terlihat polished tanpa upaya berlebihan.

  2. Memberikan hasil akhir permukaan yang rata dan licin : Lapisan melamin tidak sekedar memberikan tampilan mengkilap, tetapi juga memastikan papan yang dilapisinya menjadi rata dan licin, sehingga furnitur dapat berfungsi optimal, seperti meja belajar untuk menulis, counter top atau atasan dapur untuk tempat menaruh dan memotong bahan makanan, dan lainnya.

  3. Memungkinkan produksi warna dan pola yang beragam : Proses seperti pemberian warna dan embossing berbagai pola dan tekstur untuk menghadirkan variasi pilihan bagi para pengguna nantinya semakin dimudahkan oleh kehadiran lapisan melamin ini. Cat warna dan proses untuk memunculkan tekstur dan pola lebih mudah diaplikasikan di atas lapisan melamin dibandingkan ke atas permukaan MDF secara langsung.

  4. Mudah dibersihkan dan terjangkau : Untuk menciptakan area yang mewah dan elegan, MFM berwarna putih dapat digunakan sebagai bahan untuk kabinet, meja, maupun dekorasi dinding. Kilap yang dihasilkan serta kesederhanaan warna putih memudahkan penangkapan cahaya, sehingga dapat menjadikan warna interior lainnya lebih menonjol.

Kekurangan material MFM


  1. Tidak tahan air seutuhnya : Walaupun sudah dilapisi oleh melamin, bukan berarti papan MFM sepenuhnya tahan terhadap kontak air secara terus-menerus. Lapisan melamin yang ada hanya sekedar meningkatkan daya tahan papan terhadap kelembapan, sehingga ekspos terhadap air berkepanjangan tetap dapat mengakibatkan papan menggembung, membengkak, dan bahkan mengelupas. Karena itu, MFM reguler pun tetap tidak disarankan untuk digunakan di luar ruangan maupun area dengan kelembapan yang tinggi.

  2. Tidak disarankan kontak dengan sumber panas : Bila terjadi kontak langsung dengan sumber panas seperti alat dapur yang baru saja digunakan, lapisan melamin dapat menggelembung karena melepuh, berubah warna, dan bahkan mengelupas sehingga tidak lagi menempel dengan MDF.

  3. Lebih berat dibanding MDF biasa : Beban yang lebih besar ini dapat berakibat pada MFM yang lebih sulit untuk dibawa dan dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Penanganan dan pemasangannya pun akan lebih sulit.



Dapat terlihat bahwa kelebihan yang ditawarkan oleh material MFM sebagian besar sangat berguna bagi mereka yang menginginkan material murah, praktis, dan mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan sekaligus. Namun, material ini mungkin kurang cocok bagi mereka yang menginginkan bahan furnitur dan interior yang sangat tahan banting karena diperuntukan bagi penggunaan yang berat (heavy duty). Bila anda mencari material bagi penggunaan sehari-hari untuk tempat tinggal maupun area bisnis anda, MFM dapat menjadi pilihan tepat mengingat material ini mudah diperoleh, warna dan pola papan yang ditawarkan bervariasi sehingga dapat disesuaikan dengan desain interior yang anda inginkan, serta perawatannya sederhana.


Jika anda mencari MFM dengan kualitas terbaik untuk kebutuhan area anda, silahkan kunjungi buatan kami di PT. Sumatera Prima Fibreboard.


bottom of page