top of page

Internet Security: Pentingnya Keamanan Siber dan Privasi Tamu Selama Menggunakan Internet Hotel

Riset yang dilakukan oleh Verizon menemukan bahwa industri perhotelan masih menjadi target ketiga terbesar dari serangan siber. Baik hotel berbintang lima maupun hotel sederhana, semuanya masih berpotensi menjadi target serangan siber. Pada tahun 2023, misalnya, salah satu jaringan hotel terbesar Eropa menjadi sasaran ransomware di mana data kartu kredit para tamu diretas dan dicuri. Di tahun yang sama, MGM Resorts mengalami kerugian lebih dari USD $100 juta akibat peretasan data tamu hotel.


Kerugian ini tidak hanya menjadi ancaman bagi pihak hotel, melainkan juga para tamu yang menginap di sana. Data yang diretas dapat disalahgunakan dan dijual ke dark web atau digunakan untuk memantau segala hal yang Anda lakukan dari jarak jauh tanpa Anda sadari. Tamu hotel yang terhubung dengan wifi hotel berisiko terkena berbagai ancaman keamanan siber dan peretasan data pribadi jika tidak dilindungi dengan baik.


Seseorang yang sedang menggunakan laptop dan ponsel
Austin Distel / Unsplash

Risiko Keamanan Siber Rendah di Hotel

Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi jika Anda tidak meningkatkan keamanan siber hotel Anda:


  • Pencurian Identitas dan Data Finansial: Ketika para hacker berhasil membobol keamanan siber hotel Anda, hal yang umumnya dicuri adalah identitas dan data finansial tamu Anda. Data kartu kredit, rekening, dompet kripto, maupun nomor kartu identitas dapat digunakan untuk melakukan transfer ke akun para hacker atau untuk melakukan transaksi jumlah besar lainnya.


  • Peretasan Akun: Selain mencuri data pribadi, para hacker juga sering meretas akun media sosial atau akun perusahaan Anda untuk mengambil data konfidensial. Akun yang berhasil diretas juga lebih rentan terhadap penipuan, spam, serta stalking melalui data yang terdapat pada ponsel Anda.


  • Malware: Para penjahat siber dapat mengirimkan berbagai jenis malware (malicious software) ke dalam gawai Anda, mencuri data Anda, memata-matai Anda, atau menyusup ke dalam server Anda. Selain dikirim melalui peretasan, malware juga dapat disisipkan melalui unduhan situs ilegal, iklan, bahkan email.


  • Serangan DoS: Denial-of-service (DoS) merupakan jenis serangan siber di mana seorang hacker atau sebuah virus menutup akses terhadap jaringan atau perangkat agar tidak dapat diakses oleh penggunanya. Serangan ini biasanya dilakukan dengan membanjiri sistem dengan informasi atau lalu lintas yang dapat memicu kerusakan.


Seorang resepsionis memberikan kartu akses kamar kepada tamu
Mikhail Nilov / Pexels

Meningkatkan Keamanan Internet Hotel Anda

Untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan, Anda perlu memperkuat keamanan siber hotel Anda sekaligus melatih para staf agar terus melek teknologi. Beberapa upaya yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat keamanan hotel Anda adalah sebagai berikut.


  • Memperbarui perangkat lunak secara berkala: Salah satu risiko terbesar dalam peretasan data adalah perangkat lunak yang sudah lama tidak diperbarui. Perangkat lunak yang tidak diperbarui tidak akan memiliki sistem keamanan yang sama dengan versi terbaru, sehingga lebih rentan diserang oleh pelaku kejahatan siber.


  • Buat cadangan data secara berkala: Untuk mengantisipasi terjadinya kehilangan dan/atau kerusakan data, maka pembaruan cadangan data (backup) secara berkala merupakan langkah yang tepat. Data keuangan, rencana bisnis, data pelanggan, dan data pribadi merupakan beberapa contoh data yang perlu di-backup secara berkala.


  • Prioritaskan keamanan kata sandi: Langkah yang paling mendasar namun kerap disepelekan adalah mengganti kata sandi secara teratur. Gunakanlah kata sandi yang memiliki huruf-huruf unik dengan kombinasi yang berbeda pula pada setiap situs yang Anda miliki.


  • Gunakan encryption dan firewall: Enkripsi adalah teknik melindungi data dengan mengubahnya menjadi format yang tidak dapat dibaca. Sementara itu, firewall bertindak sebagai penghalang antara jaringan internal dan dunia luar, memantau, dan menyaring lalu lintar masuk dan keluar untuk mencegah akses mencurigakan.

Keamanan siber dan privasi tamu merupakan aspek krusial dari layanan internet hotel yang tidak boleh diabaikan. Melindungi data hotel dan data pribadi tamu dapat mencegah terjadinya kerugian dalam jumlah besar dan kehilangan kepercayaan tamu. Pastikan Anda bekerjasama dengan provider internet yang terpercaya, memiliki koneksi stabil, dan siap siaga untuk membantu masalah teknis. Informasi lebih lanjut mengenai layanan internet hotel dapat ditemukan di website Netstar (www.netstar.id).

Comments


bottom of page